Selamat Datang dan Selamat Berjumpa Lagi Dengan Kami!!!

Kamis, 17 September 2009

Pemulung Yang Sukses

kisah nyata seorang pemulung yang sukses menjadi
seorang yang kaya raya dengan usahanya yang halal

Tahun 1994, di sebuah gubuk darurat berukuran 4x4 m, terdengar
teriakan keras seorang wanita. Teriakan dengan nada penuh amarah dan
kesal tersebut berasal dari seorang isteri yang 'mangkel' dengan ulah
sang suami yang gagal memenuhi kewajibannya pada hari itu. Sunarno,
demikian nama sang suami. Pada hari itu memang telah melakukan hal
yang 'gila'. Pemulung tersebut telah menukarkan rupiah hasil mengais
sampah seharian dengan sebuah buku. Sunarno nekat membeli buku yang
bernama BKT warna hitam tersebut. Konon kabarnya BKT keluaran Forever
Young tersebut merupakan modal buat hidup senang. Tapi sang isteri
sudah kelewat jengkel. Buku tersebut direbut, kemudian disiram minyak
tanah dan langsung dibakar. Sunarno hanya bisa melongo di pojok
gubuk, menyaksikan amukan sang isteri.
Dasar Sunarno, ia tetap ngotot untuk terus bisa merubah nasib. "Saya
sudah bosan mencium bau sampah kotor, yang saya cium setiap hari.
Kadang sehari makan cuma sekali. Itupun cuma nasi dan tempe tok !".
Walau BKT sudah dibakar, Narno tetap BO dengan cara 'gerilya'. Mulai
dari pos ronda hingga warung kopi. Kepada setiap orang yang ditemui
di jalan, ia selalu menyapa dengan perkataan : "Kamu kenal Forever
Young ?". Sehingga banyak tetangganya yang menganggap Sunarno sudah
tidak waras lagi. Waktu terus berjalan secepat anak panah yang lepas
dari busurnya. Motivasi yang kuat dari Sunarno untuk mengakhiri
pekerjaan pemulung, membuatnya semakin gila untuk terus BO.
Walau waktu itu modal utamanya cuma nekat dan BKT. Namun hasilnya
luarbiasa. Juni 1994 Sunarno bisa menduduki posisi Network Manager
(NM). Bahkan setahun kemudian, tepatnya Juni 1995, Sunarno menjadi
Junior Network Director (JND). Tahun 1996, tepatnya pada bulan
Februari, disebuah hotel berbintang empat yang sangat terkemuka di
kota Yogyakarta, Forever Young menyelenggarakan sebuah acaraseremonial : "Penghargaan Leader Teladan dan Penyematan Pin Leader
Baru". Salah seorang distributor yang berhak meraih predikat Network
Director pada malam tersebut adalah Bpk dan Ibu Sunarno dari kota
Solo. Ya, Sunarno yang berbahagia pada malam itu adalah Sunarno yang
3 tahun sebelumnya masih menggendong keranjang sampah. Pekerjaan
sebagai pemulung telah ditinggalkan untuk selama-lamanya. Sunarno
tidak lagi mengenakan baju rombeng. Sunarno kini telah mengenakan
setelan jas dan dasi, plus pin emas. Tangan kiri memegang BKT, tangan
kanan memegang handphone canggih. Gubuk darurat telah berganti dengan
rumah mewah berlantai 4. Dan di depannya diparkir beberapa kendaraan
roda empat dan dua, yang tentu saja semuanya itu adalah hak milik
Sunarno.
Sunarno kini adalah Senior Network Director yang diraihnya pada
September 1996. Bonus puluhan juta rupiah setiap bulan, perjalanan
tur ke Amerika, Eropa, Asia (Singapore) sudah dinikmatinya. Sunarno
juga mengelola stockist AD17 Solo. "Sukses dan bahagia bisa ditempuh
dan diraih ketika saya mengenal dan masuk di Forever Young", demikian
tutur Sunarno.




Tidak ada komentar:


BISNIS

Kumpulan bisnis
Dilahirkan Untuk Sukses © 2009. Design by :LOVE Templates Sponsored by: chabit Design