nilah kisah kegigihan Kolonel Sanders, pendiri waralaba ayam goreng terkenal KFC. Dia memulainya di usia 66 tahun. Pensiunan angkatan darat Amerika ini tidak memiliki uang sepeser pun kecuali dari tunjangan hari tuanya, yang semakin menipis. Namun dia memiliki keahlian dalam memasak dan menawarkan resep masakannya ke lebih dari 1.000 restoran di negaranya. Kolonel Harland Sanders adalah pelopor Kentucky Fried Chicken atau KFC yang telah tumbuh menjadi salah satu yang terbesar dalam industri waralaba makanan siap saji di dunia.
Sosok Kolonel Sanders, bahkan kini menjadi simbol dari semangat kewirausahaan. Dia lahir pada 9 September 1890 di Henryville, Indiana, namun baru mulai aktif dalam mewaralabakan bisnis ayamnya di usia 65 tahun. Di usia 6 tahun, ayahnya meninggal dan Ibunya sudah tidak mampu bekerja lagi sehingga Harland muda harus menjaga adik laki-lakinya yang baru berumur 3 tahun. Dengan kondisi ini ia harus memasak untuk keluarganya. Di masa ini dia sudah mulai menunjukkan kebolehannya.
Pada umur 7 tahun ia sudah pandai memasak di beberapa tempat memasak. Pada usia 10 tahun ia mendapatkan pekerjaan pertamanya didekat pertanian dengan gaji 2 dolar sebulan. Ketika berumur 12 tahun ibunya kembali menikah, sehingga ia meninggalkan rumah tempat tinggalnya untuk mendapatkan pekerjaan di pertanian di daerah Greenwood, Indiana. Selepas itu, ia berganti-ganti pekerjaan selama beberapa tahun.
Pertama, sebagai tukang parkir di usia 15 tahun di New Albany, Indiana dan kemudian menjadi tentara yang dikirim selama 6 bulan ke Kuba. Setelah itu ia menjadi petugas pemadam kebakaran, belajar ilmu hukum melalui korespondensi, praktik dalam pengadilan, asuransi, operator kapal feri, penjual ban, dan operator bengkel.Di usia 40 tahun, Kolonel ini mulai memasak untuk orang yang bepergian yang singgah di bengkelnya di Corbin. Kolonel Sanders belum punya restoran pada saat itu. Ia menyajikan makanannya di ruang makan di bengkel tersebut. Karena semakin banyak orang yang datang ke tempatnya untuk makan, akhirnya ia pindah ke seberang jalan dekat penginapan dan restoran bisa menampung 142 orang.
Selama hampir 9 tahun ia menggunakan resep yang dibuatnya dengan teknik dasar memasak hingga saat ini. Citra Sander semakin baik. Gubernur Ruby Laffoon memberi penghargaan Kentucky Colonel pada tahun 1935 atas kontribusinya bagi negara bagian Cuisine. Dan pada tahun 1939, keberadaannya pertama kali terdaftar di Duncan Hines “Adventures in Good Eating.”
Blog Archive
Kamis, 17 September 2009
Pemulung Yang Sukses
kisah nyata seorang pemulung yang sukses menjadi
seorang yang kaya raya dengan usahanya yang halal
Tahun 1994, di sebuah gubuk darurat berukuran 4x4 m, terdengar
teriakan keras seorang wanita. Teriakan dengan nada penuh amarah dan
kesal tersebut berasal dari seorang isteri yang 'mangkel' dengan ulah
sang suami yang gagal memenuhi kewajibannya pada hari itu. Sunarno,
demikian nama sang suami. Pada hari itu memang telah melakukan hal
yang 'gila'. Pemulung tersebut telah menukarkan rupiah hasil mengais
sampah seharian dengan sebuah buku. Sunarno nekat membeli buku yang
bernama BKT warna hitam tersebut. Konon kabarnya BKT keluaran Forever
Young tersebut merupakan modal buat hidup senang. Tapi sang isteri
sudah kelewat jengkel. Buku tersebut direbut, kemudian disiram minyak
tanah dan langsung dibakar. Sunarno hanya bisa melongo di pojok
gubuk, menyaksikan amukan sang isteri.
Dasar Sunarno, ia tetap ngotot untuk terus bisa merubah nasib. "Saya
sudah bosan mencium bau sampah kotor, yang saya cium setiap hari.
Kadang sehari makan cuma sekali. Itupun cuma nasi dan tempe tok !".
Walau BKT sudah dibakar, Narno tetap BO dengan cara 'gerilya'. Mulai
dari pos ronda hingga warung kopi. Kepada setiap orang yang ditemui
di jalan, ia selalu menyapa dengan perkataan : "Kamu kenal Forever
Young ?". Sehingga banyak tetangganya yang menganggap Sunarno sudah
tidak waras lagi. Waktu terus berjalan secepat anak panah yang lepas
dari busurnya. Motivasi yang kuat dari Sunarno untuk mengakhiri
pekerjaan pemulung, membuatnya semakin gila untuk terus BO.
Walau waktu itu modal utamanya cuma nekat dan BKT. Namun hasilnya
luarbiasa. Juni 1994 Sunarno bisa menduduki posisi Network Manager
(NM). Bahkan setahun kemudian, tepatnya Juni 1995, Sunarno menjadi
Junior Network Director (JND). Tahun 1996, tepatnya pada bulan
Februari, disebuah hotel berbintang empat yang sangat terkemuka di
kota Yogyakarta, Forever Young menyelenggarakan sebuah acaraseremonial : "Penghargaan Leader Teladan dan Penyematan Pin Leader
Baru". Salah seorang distributor yang berhak meraih predikat Network
Director pada malam tersebut adalah Bpk dan Ibu Sunarno dari kota
Solo. Ya, Sunarno yang berbahagia pada malam itu adalah Sunarno yang
3 tahun sebelumnya masih menggendong keranjang sampah. Pekerjaan
sebagai pemulung telah ditinggalkan untuk selama-lamanya. Sunarno
tidak lagi mengenakan baju rombeng. Sunarno kini telah mengenakan
setelan jas dan dasi, plus pin emas. Tangan kiri memegang BKT, tangan
kanan memegang handphone canggih. Gubuk darurat telah berganti dengan
rumah mewah berlantai 4. Dan di depannya diparkir beberapa kendaraan
roda empat dan dua, yang tentu saja semuanya itu adalah hak milik
Sunarno.
Sunarno kini adalah Senior Network Director yang diraihnya pada
September 1996. Bonus puluhan juta rupiah setiap bulan, perjalanan
tur ke Amerika, Eropa, Asia (Singapore) sudah dinikmatinya. Sunarno
juga mengelola stockist AD17 Solo. "Sukses dan bahagia bisa ditempuh
dan diraih ketika saya mengenal dan masuk di Forever Young", demikian
tutur Sunarno.
seorang yang kaya raya dengan usahanya yang halal
Tahun 1994, di sebuah gubuk darurat berukuran 4x4 m, terdengar
teriakan keras seorang wanita. Teriakan dengan nada penuh amarah dan
kesal tersebut berasal dari seorang isteri yang 'mangkel' dengan ulah
sang suami yang gagal memenuhi kewajibannya pada hari itu. Sunarno,
demikian nama sang suami. Pada hari itu memang telah melakukan hal
yang 'gila'. Pemulung tersebut telah menukarkan rupiah hasil mengais
sampah seharian dengan sebuah buku. Sunarno nekat membeli buku yang
bernama BKT warna hitam tersebut. Konon kabarnya BKT keluaran Forever
Young tersebut merupakan modal buat hidup senang. Tapi sang isteri
sudah kelewat jengkel. Buku tersebut direbut, kemudian disiram minyak
tanah dan langsung dibakar. Sunarno hanya bisa melongo di pojok
gubuk, menyaksikan amukan sang isteri.
Dasar Sunarno, ia tetap ngotot untuk terus bisa merubah nasib. "Saya
sudah bosan mencium bau sampah kotor, yang saya cium setiap hari.
Kadang sehari makan cuma sekali. Itupun cuma nasi dan tempe tok !".
Walau BKT sudah dibakar, Narno tetap BO dengan cara 'gerilya'. Mulai
dari pos ronda hingga warung kopi. Kepada setiap orang yang ditemui
di jalan, ia selalu menyapa dengan perkataan : "Kamu kenal Forever
Young ?". Sehingga banyak tetangganya yang menganggap Sunarno sudah
tidak waras lagi. Waktu terus berjalan secepat anak panah yang lepas
dari busurnya. Motivasi yang kuat dari Sunarno untuk mengakhiri
pekerjaan pemulung, membuatnya semakin gila untuk terus BO.
Walau waktu itu modal utamanya cuma nekat dan BKT. Namun hasilnya
luarbiasa. Juni 1994 Sunarno bisa menduduki posisi Network Manager
(NM). Bahkan setahun kemudian, tepatnya Juni 1995, Sunarno menjadi
Junior Network Director (JND). Tahun 1996, tepatnya pada bulan
Februari, disebuah hotel berbintang empat yang sangat terkemuka di
kota Yogyakarta, Forever Young menyelenggarakan sebuah acaraseremonial : "Penghargaan Leader Teladan dan Penyematan Pin Leader
Baru". Salah seorang distributor yang berhak meraih predikat Network
Director pada malam tersebut adalah Bpk dan Ibu Sunarno dari kota
Solo. Ya, Sunarno yang berbahagia pada malam itu adalah Sunarno yang
3 tahun sebelumnya masih menggendong keranjang sampah. Pekerjaan
sebagai pemulung telah ditinggalkan untuk selama-lamanya. Sunarno
tidak lagi mengenakan baju rombeng. Sunarno kini telah mengenakan
setelan jas dan dasi, plus pin emas. Tangan kiri memegang BKT, tangan
kanan memegang handphone canggih. Gubuk darurat telah berganti dengan
rumah mewah berlantai 4. Dan di depannya diparkir beberapa kendaraan
roda empat dan dua, yang tentu saja semuanya itu adalah hak milik
Sunarno.
Sunarno kini adalah Senior Network Director yang diraihnya pada
September 1996. Bonus puluhan juta rupiah setiap bulan, perjalanan
tur ke Amerika, Eropa, Asia (Singapore) sudah dinikmatinya. Sunarno
juga mengelola stockist AD17 Solo. "Sukses dan bahagia bisa ditempuh
dan diraih ketika saya mengenal dan masuk di Forever Young", demikian
tutur Sunarno.
Kisah Sukses Bob Sadino
Bob Sadino adalah salah satu sosok entrepreneur sukses yang memulai usahanya benar-benar dari bawah dan bukan berasal dari keluarga wirausaha. Bob berwirausaha karena "kepepet", selepas SMA tahun 1953, ia bekerja di Unilever kemudian masuk ke Fakultas Hukum UI karena terbawa oleh teman-temannya selama beberapa bulan. Kemudian dia bekerja pada McLain and Watson Coy, sejak 1958 selama 9 tahun berkelana di Amsterdam dan Hamburg.
Setelah menikah, Bob dan istri memutuskan menetap di Indonesia dan memulai tahap ketidaknyamanan untuk hidup miskin, padahal waktu itu istrinya bergaji besar. Hal ini karena ia berprinsip bahwa dalam keluarga, laki-laki adalah pemimpin, dan ia pun bertekad untuk tidak jadi pegawai dan berada di bawah perintah orang sejak saat itu ia pun bekerja apa saja mulai dari sopir taksi hingga mobilnya tertubruk dan hancur , kemudian kuli bangunan dengan upah Rp 100 per hari.
Suatu hari seorang temannya mengajaknya untuk memelihara ayam untuk mengatasi depresi yang dialaminya, dari memelihara ayam tsb ia terinspirasi bahwa kalau ayam saja bisa memperjuangkan hidup, bisa mencapai target berat badan, dan bertelur,tentunya manusia pun juga bisa, sejak saat itulah ia mulai berwirausaha.
Pada awalnya sebagai peternak ayam, Bob menjual telor beberapa kilogram per hari bersama istrinya. Dalam satu setengah tahun, dia sudah banyak relasi karena menjaga kualitas dagangan,dengan kemampuannya berbahasa asing, ia berhasil mendapatkan pelanggan orang-orang asing yang banyak tinggal di kawasan Kemang, tempat tinggal Bob ketika itu.Selama menjual tidak jarang dia dan istrinya dimaki-maki oleh pelanggan bahkan oleh seorang babu.
Namun Bob segera sadar kalo dia adalah pemberi service dan berkewajiban memberi pelayanan yang baik, sejak saat itulah dia mengalami titik balik dalam sikap hidupnya dari seorang feodal menjadi servant, yang ia anggap sebagai modal kekuatan yang luar biasa yang pernah ia miliki.
Usaha Bob pun berkembang menjadi supermarket, kemudian dia pun juga menjual garam,merica, sehingga menjadi makanan.Om Bob pun akhirnya merambah ke agribisnis khususnya holtikultura, mengelola kebun-kebun yang banyak berisi sayur mayur konsumsi orang-orang Jepang dan Eropa dia juga menjalin kerjasama dengan para petani di beberapa daerah untuk memenuhi.
Bob percaya bahwa setiap langkah sukses selalu diimbangi kegagalan, perjalanan wirausaha tidak semulus yang dikira orang, dia sering berjumpalitan dan jungkir balik dalam usahanya. Baginya uang adalah nomer sekian, yang penting adalah kemauan, komitmen tinggi, dan selalu bisa menemukan dan berani mengambil peluang.Bob Sadino adalah salah satu sosok entrepreneur sukses yang memulai usahanya benar-benar dari bawah dan bukan berasal dari keluarga wirausaha. Bob berwirausaha karena "kepepet", selepas SMA tahun 1953, ia bekerja di Unilever kemudian masuk ke Fakultas Hukum UI karena terbawa oleh teman-temannya selama beberapa bulan. Kemudian dia bekerja pada McLain and Watson Coy, sejak 1958 selama 9 tahun berkelana di Amsterdam dan Hamburg.
Setelah menikah, Bob dan istri memutuskan menetap di Indonesia dan memulai tahap ketidaknyamanan untuk hidup miskin, padahal waktu itu istrinya bergaji besar. Hal ini karena ia berprinsip bahwa dalam keluarga, laki-laki adalah pemimpin, dan ia pun bertekad untuk tidak jadi pegawai dan berada di bawah perintah orang sejak saat itu ia pun bekerja apa saja mulai dari sopir taksi hingga mobilnya tertubruk dan hancur , kemudian kuli bangunan dengan upah Rp 100 per hari.
Suatu hari seorang temannya mengajaknya untuk memelihara ayam untuk mengatasi depresi yang dialaminya, dari memelihara ayam tsb ia terinspirasi bahwa kalau ayam saja bisa memperjuangkan hidup, bisa mencapai target berat badan, dan bertelur,tentunya manusia pun juga bisa, sejak saat itulah ia mulai berwirausaha.
Pada awalnya sebagai peternak ayam, Bob menjual telor beberapa kilogram per hari bersama istrinya. Dalam satu setengah tahun, dia sudah banyak relasi karena menjaga kualitas dagangan,dengan kemampuannya berbahasa asing, ia berhasil mendapatkan pelanggan orang-orang asing yang banyak tinggal di kawasan Kemang, tempat tinggal Bob ketika itu.Selama menjual tidak jarang dia dan istrinya dimaki-maki oleh pelanggan bahkan oleh seorang babu.
Namun Bob segera sadar kalo dia adalah pemberi service dan berkewajiban memberi pelayanan yang baik, sejak saat itulah dia mengalami titik balik dalam sikap hidupnya dari seorang feodal menjadi servant, yang ia anggap sebagai modal kekuatan yang luar biasa yang pernah ia miliki.
Usaha Bob pun berkembang menjadi supermarket, kemudian dia pun juga menjual garam,merica, sehingga menjadi makanan.Om Bob pun akhirnya merambah ke agribisnis khususnya holtikultura, mengelola kebun-kebun yang banyak berisi sayur mayur konsumsi orang-orang Jepang dan Eropa dia juga menjalin kerjasama dengan para petani di beberapa daerah untuk memenuhi.
Bob percaya bahwa setiap langkah sukses selalu diimbangi kegagalan, perjalanan wirausaha tidak semulus yang dikira orang, dia sering berjumpalitan dan jungkir balik dalam usahanya. Baginya uang adalah nomer sekian, yang penting adalah kemauan, komitmen tinggi, dan selalu bisa menemukan dan berani mengambil peluang.
Setelah menikah, Bob dan istri memutuskan menetap di Indonesia dan memulai tahap ketidaknyamanan untuk hidup miskin, padahal waktu itu istrinya bergaji besar. Hal ini karena ia berprinsip bahwa dalam keluarga, laki-laki adalah pemimpin, dan ia pun bertekad untuk tidak jadi pegawai dan berada di bawah perintah orang sejak saat itu ia pun bekerja apa saja mulai dari sopir taksi hingga mobilnya tertubruk dan hancur , kemudian kuli bangunan dengan upah Rp 100 per hari.
Suatu hari seorang temannya mengajaknya untuk memelihara ayam untuk mengatasi depresi yang dialaminya, dari memelihara ayam tsb ia terinspirasi bahwa kalau ayam saja bisa memperjuangkan hidup, bisa mencapai target berat badan, dan bertelur,tentunya manusia pun juga bisa, sejak saat itulah ia mulai berwirausaha.
Pada awalnya sebagai peternak ayam, Bob menjual telor beberapa kilogram per hari bersama istrinya. Dalam satu setengah tahun, dia sudah banyak relasi karena menjaga kualitas dagangan,dengan kemampuannya berbahasa asing, ia berhasil mendapatkan pelanggan orang-orang asing yang banyak tinggal di kawasan Kemang, tempat tinggal Bob ketika itu.Selama menjual tidak jarang dia dan istrinya dimaki-maki oleh pelanggan bahkan oleh seorang babu.
Namun Bob segera sadar kalo dia adalah pemberi service dan berkewajiban memberi pelayanan yang baik, sejak saat itulah dia mengalami titik balik dalam sikap hidupnya dari seorang feodal menjadi servant, yang ia anggap sebagai modal kekuatan yang luar biasa yang pernah ia miliki.
Usaha Bob pun berkembang menjadi supermarket, kemudian dia pun juga menjual garam,merica, sehingga menjadi makanan.Om Bob pun akhirnya merambah ke agribisnis khususnya holtikultura, mengelola kebun-kebun yang banyak berisi sayur mayur konsumsi orang-orang Jepang dan Eropa dia juga menjalin kerjasama dengan para petani di beberapa daerah untuk memenuhi.
Bob percaya bahwa setiap langkah sukses selalu diimbangi kegagalan, perjalanan wirausaha tidak semulus yang dikira orang, dia sering berjumpalitan dan jungkir balik dalam usahanya. Baginya uang adalah nomer sekian, yang penting adalah kemauan, komitmen tinggi, dan selalu bisa menemukan dan berani mengambil peluang.Bob Sadino adalah salah satu sosok entrepreneur sukses yang memulai usahanya benar-benar dari bawah dan bukan berasal dari keluarga wirausaha. Bob berwirausaha karena "kepepet", selepas SMA tahun 1953, ia bekerja di Unilever kemudian masuk ke Fakultas Hukum UI karena terbawa oleh teman-temannya selama beberapa bulan. Kemudian dia bekerja pada McLain and Watson Coy, sejak 1958 selama 9 tahun berkelana di Amsterdam dan Hamburg.
Setelah menikah, Bob dan istri memutuskan menetap di Indonesia dan memulai tahap ketidaknyamanan untuk hidup miskin, padahal waktu itu istrinya bergaji besar. Hal ini karena ia berprinsip bahwa dalam keluarga, laki-laki adalah pemimpin, dan ia pun bertekad untuk tidak jadi pegawai dan berada di bawah perintah orang sejak saat itu ia pun bekerja apa saja mulai dari sopir taksi hingga mobilnya tertubruk dan hancur , kemudian kuli bangunan dengan upah Rp 100 per hari.
Suatu hari seorang temannya mengajaknya untuk memelihara ayam untuk mengatasi depresi yang dialaminya, dari memelihara ayam tsb ia terinspirasi bahwa kalau ayam saja bisa memperjuangkan hidup, bisa mencapai target berat badan, dan bertelur,tentunya manusia pun juga bisa, sejak saat itulah ia mulai berwirausaha.
Pada awalnya sebagai peternak ayam, Bob menjual telor beberapa kilogram per hari bersama istrinya. Dalam satu setengah tahun, dia sudah banyak relasi karena menjaga kualitas dagangan,dengan kemampuannya berbahasa asing, ia berhasil mendapatkan pelanggan orang-orang asing yang banyak tinggal di kawasan Kemang, tempat tinggal Bob ketika itu.Selama menjual tidak jarang dia dan istrinya dimaki-maki oleh pelanggan bahkan oleh seorang babu.
Namun Bob segera sadar kalo dia adalah pemberi service dan berkewajiban memberi pelayanan yang baik, sejak saat itulah dia mengalami titik balik dalam sikap hidupnya dari seorang feodal menjadi servant, yang ia anggap sebagai modal kekuatan yang luar biasa yang pernah ia miliki.
Usaha Bob pun berkembang menjadi supermarket, kemudian dia pun juga menjual garam,merica, sehingga menjadi makanan.Om Bob pun akhirnya merambah ke agribisnis khususnya holtikultura, mengelola kebun-kebun yang banyak berisi sayur mayur konsumsi orang-orang Jepang dan Eropa dia juga menjalin kerjasama dengan para petani di beberapa daerah untuk memenuhi.
Bob percaya bahwa setiap langkah sukses selalu diimbangi kegagalan, perjalanan wirausaha tidak semulus yang dikira orang, dia sering berjumpalitan dan jungkir balik dalam usahanya. Baginya uang adalah nomer sekian, yang penting adalah kemauan, komitmen tinggi, dan selalu bisa menemukan dan berani mengambil peluang.
Dibalik Kisah Sukses Pemilik Pesona Khayangan & Pesona Depok
Fauzi Saleh, contoh seorang pengusaha sukses
sekaligus dermawan. Ini berkat kompak dengan
karyawannya. Derai tawa dan langgam bicaranya khas
betawi. Itulah gaya H. Fauzi Saleh dalam meladeni
tamunya.
Pengusaha perumahan mewah Pesona Depok dan Pesona
Khayangan yang hanya lulusan SMP tersebut memang
lahir dan dibesarkan di kawasan Tanah Abang,
Jakarta. Setamat dari SMP pada tahun 1966, beliau
telah merasakan kerasnya kehidupan di ibukota.
Saat itu Fauzi terpaksa bekerja sebagai pencuci
mobil di sebuah bengkel dengan gaji Rp 700 per
minggu. Bahkan delapan tahun silam, dia masih
dikenal sebagai penjaga gudang di sebuah perusahaan.
Tapi, kehidupan ibarat roda yang berputar.
Sekarang posisi ayah 6 anak yang berusia 45 tahun
ini sedang berada di atas. Pada hari ulang tahunnya
itu, pria bertubuh kecil ini memberikan 50 unit
mobil kepada 50 dari sekitar 100 karyawan tetapnya.
Selain itu para karyawan tetap dan sekitar 2.000
buruh mendapat bonus sebulan gaji. Total Dalam
setahun, karyawan dan buruhnya mendapat 22 kali gaji
sebagai tambahan, 3 bulan gaji saat Idul Fitri, 2
bulan gaji saat bulan Ramadhan dan Hari Raya Haji,
dan 1 bulan gaji saat 17 Agustus, tahun baru dan
hari ulang tahun Fauzi. Selain itu, setiap karyawan
dan buruh mendapat Rp 5.000 saat selesai shalat
Jumat dari masjid miliknya di kompleks perumahan
Pesona Depok.
Sikap dermawan ini tampaknya tak lepas dari
pandangan Fauzi, yang menilai orang-orang yang
bekerja padanya sebagai kekasih. "Karena mereka
bekerjalah saya mendapat rezeki.", katanya.
Manajemen kasih sayang yang diterapkan Fauzi
ternyata ampuh untuk memajukan perusahaan. Seluruh
karyawan bekerja bahu-membahu.
"Mereka seperti bekerja di perusahaan sendiri."
Katanya.
Prinsip manajemen "Bismillah" itu telah dilakukan
ketika mulai berusaha pada tahun 1989 silam, yaitu
setelah dia berhenti bekerja sebagai petugas
keamanan. Berbekal uang simpanan dari hasil ngobyek
sebagai tukang taman, sebesar 30 juta, beliau
kemudian membeli tanah 6 x 15 meter sekaligus
membangun rumah di jalan jatipadang, jakarta
selatan.
Untuk menyiapkan rumah itu secara utuh diperlukan
tambahan dana sebesar 10 juta. Meski demikian, Fauzi
tidak berputus asa. Setiap malam jumat, Fauzi dan
pekerjanya sebanyak 12 orang, selalu melakukan wirid
Yasiin, zikir dan memanjatkan doa agar usaha yang
sedang mereka rintis bisa berhasil.
Mungkin karena usaha itu dimulai dengan sikap
pasrah, rumah itupun siap juga. Nasib baik memihak
Fauzi. Rumah yang beliau bangun itu laku Rp 51 juta.
Uang hasil penjualan itu selanjutnya digunakan untuk
membeli tanah, membangun rumah, dan menjual kembali.
Begitu seterusnya, hingga pada 1992 usaha Fauzi
membesar. Tahun itu, lewat PT. Pedoman Tata Bangun
yang beliau dirikan, Fauzi mulai membangun 470 unit
rumah mewah Pesona Depok 1 dan dilanjutkan dengan
360 unit rumah pesona Depok 2.
Selanjutnya dibangun pula Pesona Khayangan yang juga
di Depok. Kini telah dibangun Pesona Khayangan 1
sebanyak 500 unit rumah dan pesona khayangan 2
sebanyak 1100 unit rumah. Sedangkan pesona khayangan
3 dan 4 masih dalam tahap pematangan tanah.
Harga rumah group pesona milik Fauzi tersebut antara
200 juta hingga 600 juta per unit. Yang menarik
tradisi pengajian setiap malam jumat yang
dilakukannya sejak awal, tidak ditinggalkan. Sekali
dalam sebulan, dia menggelar pengajian akbar yang
disebut dengan pesona dzikir yang dihadiri seluruh
buruh, keluarga dan kerabat di komplek pesona
khayangan pertengahan september lalu, ada sekitar
4.000 orang yang hadir. Setiap orang yang hadir
mendapatkan sarung dan 3 stel gamis untuk shalat.
Setelah itu, ketika beranjak pulang, setiap orang
tanpa kecuali, diberi nasi kotak dan uang Rp 10.000.
tidak mengherankan, suasana berlangsung sangat
akrab. Mereka saling bersalaman dan berpelukan.
Tidak ada perbedaan antara bawahan dan atasan.Menurut Fauzi, beliau sendiri tidak pernah
membayangkan akan menjadi seperti ini.
"Ini semua dari Alloh. Saya tidak ada apa2nya." Kata
pria yang sehari-hari berpenampilan sederhana ini.
Karena menyadari bahwa semua harta itu pemberian
Alloh, Fauzi tidak lupa mengembalikannya dalam
bentuk infak dan shadaqoh kepada yang membutuhkan.
Tercatat, beberapa masjid telah dia bangun dan
sejumlah kaum dhuafa dan janda telah disantuninya.
Usaha yang dijalankannya tersebut, menurut Fauzi
ibarat menanam padi.
"Dengan bertanam padi, rumput dan ilalang akan
tumbuh. Ini berbeda kalaukita bertanam rumput, padi
tidak akan tumbuh". Kata Fauzi.
Artinya, Fauzi tidak menginginkan hasil usaha untuk
dirinya sendiri.
"Saya hanya mengambil, sekedarnya, selebihnya
digunakan untuk kesejahteraan karyawan dan sosial."
Katanya.
Sekitar 60 % keuntungan digunakan untuk kegiatan
sosial, sedangkan selebihnya dipakai sebagai modal
usaha. Sejak empat tahun lalu, ada Rp 70 milyar yang
digunakan untuk kegiatan sosial.
"Jadi, keuntungan perusahaan ini adalah nol." Kata
Fauzi.
" Jika setiap bangun pagi , kita bisa mensyukuri
dengan tulus apa yang telah kita miliki hari ini,
niscaya sepanjang hari kita bisa menikmati hidup ini
dengan bahagia"
sekaligus dermawan. Ini berkat kompak dengan
karyawannya. Derai tawa dan langgam bicaranya khas
betawi. Itulah gaya H. Fauzi Saleh dalam meladeni
tamunya.
Pengusaha perumahan mewah Pesona Depok dan Pesona
Khayangan yang hanya lulusan SMP tersebut memang
lahir dan dibesarkan di kawasan Tanah Abang,
Jakarta. Setamat dari SMP pada tahun 1966, beliau
telah merasakan kerasnya kehidupan di ibukota.
Saat itu Fauzi terpaksa bekerja sebagai pencuci
mobil di sebuah bengkel dengan gaji Rp 700 per
minggu. Bahkan delapan tahun silam, dia masih
dikenal sebagai penjaga gudang di sebuah perusahaan.
Tapi, kehidupan ibarat roda yang berputar.
Sekarang posisi ayah 6 anak yang berusia 45 tahun
ini sedang berada di atas. Pada hari ulang tahunnya
itu, pria bertubuh kecil ini memberikan 50 unit
mobil kepada 50 dari sekitar 100 karyawan tetapnya.
Selain itu para karyawan tetap dan sekitar 2.000
buruh mendapat bonus sebulan gaji. Total Dalam
setahun, karyawan dan buruhnya mendapat 22 kali gaji
sebagai tambahan, 3 bulan gaji saat Idul Fitri, 2
bulan gaji saat bulan Ramadhan dan Hari Raya Haji,
dan 1 bulan gaji saat 17 Agustus, tahun baru dan
hari ulang tahun Fauzi. Selain itu, setiap karyawan
dan buruh mendapat Rp 5.000 saat selesai shalat
Jumat dari masjid miliknya di kompleks perumahan
Pesona Depok.
Sikap dermawan ini tampaknya tak lepas dari
pandangan Fauzi, yang menilai orang-orang yang
bekerja padanya sebagai kekasih. "Karena mereka
bekerjalah saya mendapat rezeki.", katanya.
Manajemen kasih sayang yang diterapkan Fauzi
ternyata ampuh untuk memajukan perusahaan. Seluruh
karyawan bekerja bahu-membahu.
"Mereka seperti bekerja di perusahaan sendiri."
Katanya.
Prinsip manajemen "Bismillah" itu telah dilakukan
ketika mulai berusaha pada tahun 1989 silam, yaitu
setelah dia berhenti bekerja sebagai petugas
keamanan. Berbekal uang simpanan dari hasil ngobyek
sebagai tukang taman, sebesar 30 juta, beliau
kemudian membeli tanah 6 x 15 meter sekaligus
membangun rumah di jalan jatipadang, jakarta
selatan.
Untuk menyiapkan rumah itu secara utuh diperlukan
tambahan dana sebesar 10 juta. Meski demikian, Fauzi
tidak berputus asa. Setiap malam jumat, Fauzi dan
pekerjanya sebanyak 12 orang, selalu melakukan wirid
Yasiin, zikir dan memanjatkan doa agar usaha yang
sedang mereka rintis bisa berhasil.
Mungkin karena usaha itu dimulai dengan sikap
pasrah, rumah itupun siap juga. Nasib baik memihak
Fauzi. Rumah yang beliau bangun itu laku Rp 51 juta.
Uang hasil penjualan itu selanjutnya digunakan untuk
membeli tanah, membangun rumah, dan menjual kembali.
Begitu seterusnya, hingga pada 1992 usaha Fauzi
membesar. Tahun itu, lewat PT. Pedoman Tata Bangun
yang beliau dirikan, Fauzi mulai membangun 470 unit
rumah mewah Pesona Depok 1 dan dilanjutkan dengan
360 unit rumah pesona Depok 2.
Selanjutnya dibangun pula Pesona Khayangan yang juga
di Depok. Kini telah dibangun Pesona Khayangan 1
sebanyak 500 unit rumah dan pesona khayangan 2
sebanyak 1100 unit rumah. Sedangkan pesona khayangan
3 dan 4 masih dalam tahap pematangan tanah.
Harga rumah group pesona milik Fauzi tersebut antara
200 juta hingga 600 juta per unit. Yang menarik
tradisi pengajian setiap malam jumat yang
dilakukannya sejak awal, tidak ditinggalkan. Sekali
dalam sebulan, dia menggelar pengajian akbar yang
disebut dengan pesona dzikir yang dihadiri seluruh
buruh, keluarga dan kerabat di komplek pesona
khayangan pertengahan september lalu, ada sekitar
4.000 orang yang hadir. Setiap orang yang hadir
mendapatkan sarung dan 3 stel gamis untuk shalat.
Setelah itu, ketika beranjak pulang, setiap orang
tanpa kecuali, diberi nasi kotak dan uang Rp 10.000.
tidak mengherankan, suasana berlangsung sangat
akrab. Mereka saling bersalaman dan berpelukan.
Tidak ada perbedaan antara bawahan dan atasan.Menurut Fauzi, beliau sendiri tidak pernah
membayangkan akan menjadi seperti ini.
"Ini semua dari Alloh. Saya tidak ada apa2nya." Kata
pria yang sehari-hari berpenampilan sederhana ini.
Karena menyadari bahwa semua harta itu pemberian
Alloh, Fauzi tidak lupa mengembalikannya dalam
bentuk infak dan shadaqoh kepada yang membutuhkan.
Tercatat, beberapa masjid telah dia bangun dan
sejumlah kaum dhuafa dan janda telah disantuninya.
Usaha yang dijalankannya tersebut, menurut Fauzi
ibarat menanam padi.
"Dengan bertanam padi, rumput dan ilalang akan
tumbuh. Ini berbeda kalaukita bertanam rumput, padi
tidak akan tumbuh". Kata Fauzi.
Artinya, Fauzi tidak menginginkan hasil usaha untuk
dirinya sendiri.
"Saya hanya mengambil, sekedarnya, selebihnya
digunakan untuk kesejahteraan karyawan dan sosial."
Katanya.
Sekitar 60 % keuntungan digunakan untuk kegiatan
sosial, sedangkan selebihnya dipakai sebagai modal
usaha. Sejak empat tahun lalu, ada Rp 70 milyar yang
digunakan untuk kegiatan sosial.
"Jadi, keuntungan perusahaan ini adalah nol." Kata
Fauzi.
" Jika setiap bangun pagi , kita bisa mensyukuri
dengan tulus apa yang telah kita miliki hari ini,
niscaya sepanjang hari kita bisa menikmati hidup ini
dengan bahagia"
Sedekah membuat kami sekeluarga selamat dari maut
Sedekah membuat kami sekeluarga selamat dari maut
Subhanallah..............Allahu Akbar. Kisah ini dimulai ketika kami, saya dan suami beserta 2 org anak kami yg masih balita dalam perjalanan pulang mengendarai mobil pribadi dari Jakarta ke Pekanbaru-Riau. Suami saya mengendarai sendiri tanpa ada sopir cadangan. Anak saya yg pertama berumur 5th dan ank ke-2 saya berumur 9bln. Perjalanan kami Alhamdulilah lancar walau harus di tempuh dalam 3 hr 2 malam. Sampai di perbatasan Sumatera Barat dan Riau sebelum magrib kami berhenti sebentar utk sholat dan istirahat. Setelah magrib kata orang-orang disitu ke arah pekanbaru tinggal 2 jam lagi. Kami sekeluarga sangat bersemangat...suami saya yg lelah menambah kecepatan mobil hingga 130km/jam. Anehnya saat itu saya tidak takut padahal biasanya kalo sudah 100km/jam saja saya sudah cemas. Kami berangkat pukul 18.30 dr SumBar (dengan harapan sampai Pekanbaru pukul 20.30 - 21.00 paling lambat). Ternyata....sampai pukul 22.30 kami belum sampai. Padahal suami saya masih dengan kecepatan tinggi dalam jalanan yang penuh mobil-mobil besar. Pukul 22.00 kami sempat berhenti sebentar membaca ayat kursi dsb karena kami merasa ada yang tidak beres. Apalagi setiap bertemu orang mereka bilang 15 menit lagi sampat ternyata berjam-jam tidak sampai-sampai. Berhenti yg pertama kami diperlihatkan mahluk yg seperti kelelawar berwarna coklat dan sangat besar melintas di depan kaca mobil bagian depan dari kanan kiri. kami seperti dibawa keluar masuk hutan belantara. subhannallah... pukul 23.00 kami berhenti lagi dipinggir jalan menenangkan diri dan membaca surat2 quran. Sambil terus berdzikir kami melanjutkan perjalanan....mahluk seperti tersebut diatas lewat kembali dari kiri kanan. Akhirnya pukul 23.15 kami ketemu pompa bensin...kami tanya berapa lama lagi sampai ke pekanbaru. dia bilang 15 menit lagi. Alhamdullilah pukul 23.30 kami sampai di pekanbaru. paginya kami memeriksa ban mobil karena suami akan berangkat kerja ternyata ban mobil kiri belakang kami sobek hingga 20cm. Artian kami ditolong Allah dari maut, ada waktu yang hilang selama 3 jam. yang kami tidak tau dimana itu. Karena tdk ada dalam peta yg kami bawa. Allahu Akbar. Sebelumnya kami sering sekali bersedekah hingga jutaan perbulan walau kami sendiripun masih pas-pasan. Sebelumnya juga uang persediaan utk saya melahirkan (krn saya sedang hamil 7bln jalan 8 bulan)ada12 jt kami sedekahkan utk membantu seseorang yg sangat perlu karena anaknya mau masuk sekolah sma. Sedangkan hanya itu tabungan kami. 12jt itu untuk membeli tanah yg mereka miliki. Padahal kami tdk punya waktu banyak. Tapi alhamdullilah....diperjalan saya sekeluarga selamat dari maut, melahirkan tiba2 asuransi dari kantor suami bisa jadi dlm waktu 1 minggu padahal uang di tangan kami tinggal 2jt. Subhanallah......hidup kami masih berlanjut sampai saat ini.
Pengirim : kawuryan
Subhanallah..............Allahu Akbar. Kisah ini dimulai ketika kami, saya dan suami beserta 2 org anak kami yg masih balita dalam perjalanan pulang mengendarai mobil pribadi dari Jakarta ke Pekanbaru-Riau. Suami saya mengendarai sendiri tanpa ada sopir cadangan. Anak saya yg pertama berumur 5th dan ank ke-2 saya berumur 9bln. Perjalanan kami Alhamdulilah lancar walau harus di tempuh dalam 3 hr 2 malam. Sampai di perbatasan Sumatera Barat dan Riau sebelum magrib kami berhenti sebentar utk sholat dan istirahat. Setelah magrib kata orang-orang disitu ke arah pekanbaru tinggal 2 jam lagi. Kami sekeluarga sangat bersemangat...suami saya yg lelah menambah kecepatan mobil hingga 130km/jam. Anehnya saat itu saya tidak takut padahal biasanya kalo sudah 100km/jam saja saya sudah cemas. Kami berangkat pukul 18.30 dr SumBar (dengan harapan sampai Pekanbaru pukul 20.30 - 21.00 paling lambat). Ternyata....sampai pukul 22.30 kami belum sampai. Padahal suami saya masih dengan kecepatan tinggi dalam jalanan yang penuh mobil-mobil besar. Pukul 22.00 kami sempat berhenti sebentar membaca ayat kursi dsb karena kami merasa ada yang tidak beres. Apalagi setiap bertemu orang mereka bilang 15 menit lagi sampat ternyata berjam-jam tidak sampai-sampai. Berhenti yg pertama kami diperlihatkan mahluk yg seperti kelelawar berwarna coklat dan sangat besar melintas di depan kaca mobil bagian depan dari kanan kiri. kami seperti dibawa keluar masuk hutan belantara. subhannallah... pukul 23.00 kami berhenti lagi dipinggir jalan menenangkan diri dan membaca surat2 quran. Sambil terus berdzikir kami melanjutkan perjalanan....mahluk seperti tersebut diatas lewat kembali dari kiri kanan. Akhirnya pukul 23.15 kami ketemu pompa bensin...kami tanya berapa lama lagi sampai ke pekanbaru. dia bilang 15 menit lagi. Alhamdullilah pukul 23.30 kami sampai di pekanbaru. paginya kami memeriksa ban mobil karena suami akan berangkat kerja ternyata ban mobil kiri belakang kami sobek hingga 20cm. Artian kami ditolong Allah dari maut, ada waktu yang hilang selama 3 jam. yang kami tidak tau dimana itu. Karena tdk ada dalam peta yg kami bawa. Allahu Akbar. Sebelumnya kami sering sekali bersedekah hingga jutaan perbulan walau kami sendiripun masih pas-pasan. Sebelumnya juga uang persediaan utk saya melahirkan (krn saya sedang hamil 7bln jalan 8 bulan)ada12 jt kami sedekahkan utk membantu seseorang yg sangat perlu karena anaknya mau masuk sekolah sma. Sedangkan hanya itu tabungan kami. 12jt itu untuk membeli tanah yg mereka miliki. Padahal kami tdk punya waktu banyak. Tapi alhamdullilah....diperjalan saya sekeluarga selamat dari maut, melahirkan tiba2 asuransi dari kantor suami bisa jadi dlm waktu 1 minggu padahal uang di tangan kami tinggal 2jt. Subhanallah......hidup kami masih berlanjut sampai saat ini.
Pengirim : kawuryan
Sedekah sekecil apapun mengundang pertolongan allah.
Sedekah sekecil apapun mengundang pertolongan allah.
Asslamu'alaikum warohmatullah wabarokatuh..salam silaturrahmi. Saya seorang pedagang makanan ringan anak sekolah dan jasa renal pengetikan, rumah saya dekat masjid dan madrasah..Alhamdulillah rumah kami ditempatkan dekat rumah Allah, saya tidak perduli sama pembeli jika sudah masuk waktu sholat toko saya tutup.. sayatempel tulisan di pintu "MASIH SHOLAT". Saya berusaha istiqomah sholat berjama'ah ke masjid,. Pd wkt itu saya sedang periksakan kandungan istriku ke bidan (rutin) tiba2 pd hri itu kata bidan..”Mas ni bayi dlm kandungan istri Anda bergeser jd kmngkinan bisa jg operasi (biaya operasi-+ 5jt an) coba periksakan ke RS sj di USG dl. Langsung dlm hati saya deg2.. Ya Allah uang saya cm 90rb skrg saya mana cukup.., knp sprt ini pdhal saya sdh hati2 dlm beribadah..bersikap dan istri sayapun puasa Ramadhan penuh tahajud tak luput, Lahaula wlakquwwataillabillah… mudahkanlah urusan kami.” Besoknya saya jualan lg, sekitar jam 10 pagi sepii sekali Ya Allah blm dpt uang hr ini.., tiba2 ad seorang nenek tua renta dgn jln membungkuk baju sudah agk lusuh ada di depan rumah dan mendekat ke pintu tmpt saya jualan (jendela, karna jualan saya diruang tamu dekat jendela jd jendela saya buka satu) saya tidak tahu dr arah mana dtgnya nenek td perasaan sih gak ada org lewat dr td. Nenek itu berkata"Nak saya beli kacangnya ya ..ini hrg berapa ?" saya jwb: 500 nek, dengan menunjukkan uangnya hy 300,- saya tahu itu uang kurang, kemdian saya kasihkan dua bgks kacang goreng & saya tambah uang 500,-an jumlhnya 2 krna hy itu yg saya mampu kasih pdhal dagangan saya blm laku. lalu nenek itu mengucap "Terimakasih nak …., Gusti Allah ingkang balas dgn yg lebih baik" Amin. kmdian nenek itu pergi dgn cpt sekali g tahu kearah mana sesampai di depan rumah 10 7m-an satu kedip mata saya sdh tdk liat nenek td, ga tahu siapa sbnrnya nenek itu. Tp saya dah tdk focus pd keanehan itu 1 mingg kmd saya puny uang 70rb mau belikan istri saya makanan kesukaan dan Susu formula untuk bayi dlm kandungan dan sisanya utk saya tabung, Ya Allah ad lagi halangannya tp saya ihlas : ad anak yg blm bayar tunggakan SPP dan lunasan daftar ulang..ibunya nangis minta tolong sama saya "Nak aku minta tlg punya uang tidak saya pinjam besok2 klo ada rizki ' qkmblikan" saya jwb ada bu .., dalam hati saya “ Ya Allah org ini lbh butuh skrng drpd saya klo tidk saya pinjami anaknya dikeluarkan sekolah..ya Allah ampuni saya moga nt Engkau gnti dgn yg lebih baik.” Kmdian saya kasihkan uang saat itu jg dan saya bilang "Bu ga usah dikembalikan saya ihlas ini buat anak ibu sj.” Ibu itu menjawab “Alhamdulillah..trmkasih nak moga Allah balas kebaikan kamu. Amin” Tibalah hari ke 3 idul Fitri paginya saya di Telpon bhw istri saya mau melahirkan, lngsg saya pulang pagi itu meski belum mandi, setelah tiba saya bw istri saya ke bidan yg dulunya bilang mngkn di oprasi kandungan istriku krna posisi bayi yg tidk pd tmptnya (Nyungsang) dgn naik motor, stlh tiba Ya Allah tutup lagi tmptnya, kmdi saya kerumh bidan tsb Alhamdulillah rumahnya buka. saya masuk Assalamu'alaikum..3x baru dibuka (pdhal istriku sudah kesakitan nunggu ditmpt bidn praktek) “maaf bu istri saya mo melahirkan tlg istri saya bu.. “.Ibu itu terlihat bingung kmd beliau bilang "Gini mas sbnrnya hr ini mo brngkat ke keluar kota 2-3 hr gmn..? saya jwb: “tp bu istriku sdh kesakitan sjk jam 10 mlm smpai skrng..!! sdh jam 8 pagi". sebentar (kata bidan sbt sja bu Zainab) beliau masuk -+ 5 mnt. Gmn bu..?! “Yach..anda tgg disana nat saya kesan sbntr lg, tp..stlh persalinan selesai saya tinggal ke keluarkota nt ada perawat yg bantu disn.” Oya gpapa bu trmkash banyk..Asslamu'alaikum. Wkt itu hnya doa sj kpd Allah saya panjatkan. sudah hmpr jam 12 /dzuhur kok blm keluar anakku “Ya Allah moga lancar persalinan ini, ada adzan berkumandang .. lalu saya izin ke masjid dan..baru menancapkan kontak motor terdengar suara bayi yg kencang sekali tangisannya... serentak saya kaget dan menghampiri Sujud syukur saya dimasjid Alhamdulillah...Ya Allah...suatu keajaiban telah Engkau berikan...... anak ku lahir dngn selamat. kmd saya adzan di telinga kanan dan iqomah telinga kiri. moga kelak terjaga dr gangguan syetan dan tetap dlm bimbingan Alloh. Saat itu jg saya ingat apa mungkin ini berkah dr saya menolong orang sblm persalinan kemarin ya.. Ya saya yakin inilah balsan Rizki yg besar dr Allah. Subhanalloh Allohuakbar. Jd saya tidak perlu ke RS utk operasi, dan biaya bersalin wktu itu 325rb sdg uang saya krg dr 400 rb jd msh ad sisa utk keperluan lainnya. Itulah kisah nyata yag saya alami moga jd hikmah bag saya dan pembaca umumnya, bhw yg terpenting dlm hidup adalh ada Allah dlm hati ini ..apa kita jauh dr Allah atau kita dekat pada Allah jika dekat maka Pertolonganlah yg didapat, dan Penuhilah panggilan Allah jika masuk wktu sholat tinggalkan aktivitas apapun meskipu n sedang menuntut Ilmu. Jgn remehkan sedekah sekecil apapun dan berprasangka baiklah kepada Allah. Wassalamu'alaikum warohmatullah wabarokatuh... Imaduddin. Kediri, Jum'at 28 Agustus 2009
Pengirim : allatief
Asslamu'alaikum warohmatullah wabarokatuh..salam silaturrahmi. Saya seorang pedagang makanan ringan anak sekolah dan jasa renal pengetikan, rumah saya dekat masjid dan madrasah..Alhamdulillah rumah kami ditempatkan dekat rumah Allah, saya tidak perduli sama pembeli jika sudah masuk waktu sholat toko saya tutup.. sayatempel tulisan di pintu "MASIH SHOLAT". Saya berusaha istiqomah sholat berjama'ah ke masjid,. Pd wkt itu saya sedang periksakan kandungan istriku ke bidan (rutin) tiba2 pd hri itu kata bidan..”Mas ni bayi dlm kandungan istri Anda bergeser jd kmngkinan bisa jg operasi (biaya operasi-+ 5jt an) coba periksakan ke RS sj di USG dl. Langsung dlm hati saya deg2.. Ya Allah uang saya cm 90rb skrg saya mana cukup.., knp sprt ini pdhal saya sdh hati2 dlm beribadah..bersikap dan istri sayapun puasa Ramadhan penuh tahajud tak luput, Lahaula wlakquwwataillabillah… mudahkanlah urusan kami.” Besoknya saya jualan lg, sekitar jam 10 pagi sepii sekali Ya Allah blm dpt uang hr ini.., tiba2 ad seorang nenek tua renta dgn jln membungkuk baju sudah agk lusuh ada di depan rumah dan mendekat ke pintu tmpt saya jualan (jendela, karna jualan saya diruang tamu dekat jendela jd jendela saya buka satu) saya tidak tahu dr arah mana dtgnya nenek td perasaan sih gak ada org lewat dr td. Nenek itu berkata"Nak saya beli kacangnya ya ..ini hrg berapa ?" saya jwb: 500 nek, dengan menunjukkan uangnya hy 300,- saya tahu itu uang kurang, kemdian saya kasihkan dua bgks kacang goreng & saya tambah uang 500,-an jumlhnya 2 krna hy itu yg saya mampu kasih pdhal dagangan saya blm laku. lalu nenek itu mengucap "Terimakasih nak …., Gusti Allah ingkang balas dgn yg lebih baik" Amin. kmdian nenek itu pergi dgn cpt sekali g tahu kearah mana sesampai di depan rumah 10 7m-an satu kedip mata saya sdh tdk liat nenek td, ga tahu siapa sbnrnya nenek itu. Tp saya dah tdk focus pd keanehan itu 1 mingg kmd saya puny uang 70rb mau belikan istri saya makanan kesukaan dan Susu formula untuk bayi dlm kandungan dan sisanya utk saya tabung, Ya Allah ad lagi halangannya tp saya ihlas : ad anak yg blm bayar tunggakan SPP dan lunasan daftar ulang..ibunya nangis minta tolong sama saya "Nak aku minta tlg punya uang tidak saya pinjam besok2 klo ada rizki ' qkmblikan" saya jwb ada bu .., dalam hati saya “ Ya Allah org ini lbh butuh skrng drpd saya klo tidk saya pinjami anaknya dikeluarkan sekolah..ya Allah ampuni saya moga nt Engkau gnti dgn yg lebih baik.” Kmdian saya kasihkan uang saat itu jg dan saya bilang "Bu ga usah dikembalikan saya ihlas ini buat anak ibu sj.” Ibu itu menjawab “Alhamdulillah..trmkasih nak moga Allah balas kebaikan kamu. Amin” Tibalah hari ke 3 idul Fitri paginya saya di Telpon bhw istri saya mau melahirkan, lngsg saya pulang pagi itu meski belum mandi, setelah tiba saya bw istri saya ke bidan yg dulunya bilang mngkn di oprasi kandungan istriku krna posisi bayi yg tidk pd tmptnya (Nyungsang) dgn naik motor, stlh tiba Ya Allah tutup lagi tmptnya, kmdi saya kerumh bidan tsb Alhamdulillah rumahnya buka. saya masuk Assalamu'alaikum..3x baru dibuka (pdhal istriku sudah kesakitan nunggu ditmpt bidn praktek) “maaf bu istri saya mo melahirkan tlg istri saya bu.. “.Ibu itu terlihat bingung kmd beliau bilang "Gini mas sbnrnya hr ini mo brngkat ke keluar kota 2-3 hr gmn..? saya jwb: “tp bu istriku sdh kesakitan sjk jam 10 mlm smpai skrng..!! sdh jam 8 pagi". sebentar (kata bidan sbt sja bu Zainab) beliau masuk -+ 5 mnt. Gmn bu..?! “Yach..anda tgg disana nat saya kesan sbntr lg, tp..stlh persalinan selesai saya tinggal ke keluarkota nt ada perawat yg bantu disn.” Oya gpapa bu trmkash banyk..Asslamu'alaikum. Wkt itu hnya doa sj kpd Allah saya panjatkan. sudah hmpr jam 12 /dzuhur kok blm keluar anakku “Ya Allah moga lancar persalinan ini, ada adzan berkumandang .. lalu saya izin ke masjid dan..baru menancapkan kontak motor terdengar suara bayi yg kencang sekali tangisannya... serentak saya kaget dan menghampiri Sujud syukur saya dimasjid Alhamdulillah...Ya Allah...suatu keajaiban telah Engkau berikan...... anak ku lahir dngn selamat. kmd saya adzan di telinga kanan dan iqomah telinga kiri. moga kelak terjaga dr gangguan syetan dan tetap dlm bimbingan Alloh. Saat itu jg saya ingat apa mungkin ini berkah dr saya menolong orang sblm persalinan kemarin ya.. Ya saya yakin inilah balsan Rizki yg besar dr Allah. Subhanalloh Allohuakbar. Jd saya tidak perlu ke RS utk operasi, dan biaya bersalin wktu itu 325rb sdg uang saya krg dr 400 rb jd msh ad sisa utk keperluan lainnya. Itulah kisah nyata yag saya alami moga jd hikmah bag saya dan pembaca umumnya, bhw yg terpenting dlm hidup adalh ada Allah dlm hati ini ..apa kita jauh dr Allah atau kita dekat pada Allah jika dekat maka Pertolonganlah yg didapat, dan Penuhilah panggilan Allah jika masuk wktu sholat tinggalkan aktivitas apapun meskipu n sedang menuntut Ilmu. Jgn remehkan sedekah sekecil apapun dan berprasangka baiklah kepada Allah. Wassalamu'alaikum warohmatullah wabarokatuh... Imaduddin. Kediri, Jum'at 28 Agustus 2009
Pengirim : allatief
Keajaiban sholat dhuha dan surat yasiin
Keajaiban sholat dhuha dan surat yasiin
Saya Anna, dulu hidup saya sangat memperhatinkan aku bekerja di perusahaan swasta, suamiku cuma guru swasta biasa yang penghasilannya tak seberapa, aku punya satu putri. Karena penghasilanku lebih dari suami jadi akulah yang berperan dalam mencukupi kehidupan kami. Tapi itu semua tidaklah cukup karena lebih besar pengeluaran dari pada pemasukan, akhirnya aku terjebak pada rentenir, tagihan kartu kredit yang terpaksa aku pakai, belum lagi kredit motor dan masih banyak kebutuhan yang aku harus penuhi. Tapi yang aku kecewa suamiku tak mau tahu apa yang aku lakukan, kami sering bertengkar sampai hampir bercerai hanya karena uang, karena aku tidak sanggup untuk membayar semua tagihan tersebut mulailah satu persatu collector datang baik ke kantor bahkan kerumah, sampai ancaman2 aku terima. Hutangku disana sini, pikiranku buntu kemana aku harus mencari tambahan, aku sudah sangat malu pada orang disekelilingku. Aku sempat mendatangi beberapa paranormal untuk menuntaskan masalahku tapi bukan jalan keluar yang aku dapatkan malah uangku yang habis percuma. Sampai aku menonton acara Ustadz Mansyur \"Keajaiban Bersedekah\" di salah satu TV Swasta, terbukalah mata hatiku, aku menangis sejadi jadinya kenapa aku lupa dengan Allah sang maha pencipta segalanya. Sejak itu aku sering melakukan sedekah, sholat Dhuha dan membaca Surat Yasiin, aku serahkan segalanya pada Tuhan dan aku yakin Tuhan tidak akan memberi cobaan diluar kemampuan umatnya. Tapi rupanya Tuhan masih mengujiku doaku belum dikabulkan malah bertambah parah cobaan yang dia berikan, caci maki, hinaan aku terima sampai aku dilaporkan ke pihak yang berwajib. Aku putus asa lagi, dimana Tuhan pada saat aku membutuhkannya, suamikupun tak bisa berbuat banyak malah dia menyalahkan atas semua perbuatanku, aku benar2 putus asa (aku dan suamiku memang sering bertengkar dan kami kurang akur). Sempat dipikiranku ingin bunuh diri atau menjadi wanita penghibur saja dan itu selalu ada dipikiranku, aku tinggalkan Tuhan karena aku tidak percaya Dia lagi, tidak ada seorangpun yang dapat membantuku malah keluargaku mencelaku,hanya ibuku yang perduli tapi diapun tidak bisa berbuat apa2. Saat tengah malam aku terbangun, dipikiranku aku ingin mengakhiri hidupku, pisau telah kupersiapkan dan pada saat aku ingin melakukannya aku lihat anakku yang tertidur pulas, aku langsung menangis apa yang telah aku lakukan, aku akan meninggalkannya...... Aku tersadar lalu aku langsung mengambil air wudhu dan sholat Tahhajud, pikiranku menjadi tenang. Aku harus hadapi semua ini dan aku yakin pasti ada jalan keluarnya. Kurang lebih satu tahun aku di berikan Tuhan cobaan ini. Hari demi hari aku lalui dengan kesedihan dan penderitaan, tapi setiap hari aku lakukan sholat Dhuha dan membaca surat Yasiin malah setiap ada kesempatan aku baca, itu semua aku lakukan terus dan terus menerus. Aku juga masih mendoakan suamiku agar diberi pekerjaan yang lebih baik dan rumah tanggaku kembali. Ya Allah............ternyata Engkau tidak tidur, Engkau ada, Engkau dengar doaku. Suamiku diterima disebuah perusahaan yang cukup terkenal di Palembang dan kehidupanku mulai agak membaik tetapi ternyata itu membawa masalah baru, suamiku mulai bertingkah dengan melirik wanita lain, Tuhan............ cobaan apalagi yang Engakau berikan padaku belum selesai semua permasalahanku sudah Engkau tambah lagi, tapi dengan semua kejadian ini aku semakin dekat dengan Tuhan. Aku berdoa memohon agar aku diberikan jalan keluar atas masalahku dan diberikan pekerjaan yang lebih baik dan sempat aku berdoa agar aku dipertemukan dengan orang yang bisa mengerti aku karena aku sudah tidak cocok lagi dengan suamiku. Bulan Ramadhan 1428 H adalah bulan anugrah bagiku, akhirnya aku diterima bekerja disebuah Perusahaan Asing dengan Jabatan dan Penghasilan yang lumayan dan malah sekarang aku bisa membantu keluargaku yang semula mencelaku dan aku juga dipertemukan dengan orang yang aku harapkan walaupun muncul masalah baru lagi tapi aku percaya Tuhan ada dan akan selalu ada di hatiku, Dia tidak tidur, Dia maha tahu segalanya. Sampai sekarang aku selalu mengamalkan dan menjalankan sholat Dhuha dan membaca Surat Yasiin dan juga tidak lupa untuk selalu bersedekah. Semua permasalahanku aku serahkan pada Tuhan karena Dia tahu yang terbaik bagiku, rumah tanggaku, jodohku dan rejekiku.
Pengirim : mardiana
Saya Anna, dulu hidup saya sangat memperhatinkan aku bekerja di perusahaan swasta, suamiku cuma guru swasta biasa yang penghasilannya tak seberapa, aku punya satu putri. Karena penghasilanku lebih dari suami jadi akulah yang berperan dalam mencukupi kehidupan kami. Tapi itu semua tidaklah cukup karena lebih besar pengeluaran dari pada pemasukan, akhirnya aku terjebak pada rentenir, tagihan kartu kredit yang terpaksa aku pakai, belum lagi kredit motor dan masih banyak kebutuhan yang aku harus penuhi. Tapi yang aku kecewa suamiku tak mau tahu apa yang aku lakukan, kami sering bertengkar sampai hampir bercerai hanya karena uang, karena aku tidak sanggup untuk membayar semua tagihan tersebut mulailah satu persatu collector datang baik ke kantor bahkan kerumah, sampai ancaman2 aku terima. Hutangku disana sini, pikiranku buntu kemana aku harus mencari tambahan, aku sudah sangat malu pada orang disekelilingku. Aku sempat mendatangi beberapa paranormal untuk menuntaskan masalahku tapi bukan jalan keluar yang aku dapatkan malah uangku yang habis percuma. Sampai aku menonton acara Ustadz Mansyur \"Keajaiban Bersedekah\" di salah satu TV Swasta, terbukalah mata hatiku, aku menangis sejadi jadinya kenapa aku lupa dengan Allah sang maha pencipta segalanya. Sejak itu aku sering melakukan sedekah, sholat Dhuha dan membaca Surat Yasiin, aku serahkan segalanya pada Tuhan dan aku yakin Tuhan tidak akan memberi cobaan diluar kemampuan umatnya. Tapi rupanya Tuhan masih mengujiku doaku belum dikabulkan malah bertambah parah cobaan yang dia berikan, caci maki, hinaan aku terima sampai aku dilaporkan ke pihak yang berwajib. Aku putus asa lagi, dimana Tuhan pada saat aku membutuhkannya, suamikupun tak bisa berbuat banyak malah dia menyalahkan atas semua perbuatanku, aku benar2 putus asa (aku dan suamiku memang sering bertengkar dan kami kurang akur). Sempat dipikiranku ingin bunuh diri atau menjadi wanita penghibur saja dan itu selalu ada dipikiranku, aku tinggalkan Tuhan karena aku tidak percaya Dia lagi, tidak ada seorangpun yang dapat membantuku malah keluargaku mencelaku,hanya ibuku yang perduli tapi diapun tidak bisa berbuat apa2. Saat tengah malam aku terbangun, dipikiranku aku ingin mengakhiri hidupku, pisau telah kupersiapkan dan pada saat aku ingin melakukannya aku lihat anakku yang tertidur pulas, aku langsung menangis apa yang telah aku lakukan, aku akan meninggalkannya...... Aku tersadar lalu aku langsung mengambil air wudhu dan sholat Tahhajud, pikiranku menjadi tenang. Aku harus hadapi semua ini dan aku yakin pasti ada jalan keluarnya. Kurang lebih satu tahun aku di berikan Tuhan cobaan ini. Hari demi hari aku lalui dengan kesedihan dan penderitaan, tapi setiap hari aku lakukan sholat Dhuha dan membaca surat Yasiin malah setiap ada kesempatan aku baca, itu semua aku lakukan terus dan terus menerus. Aku juga masih mendoakan suamiku agar diberi pekerjaan yang lebih baik dan rumah tanggaku kembali. Ya Allah............ternyata Engkau tidak tidur, Engkau ada, Engkau dengar doaku. Suamiku diterima disebuah perusahaan yang cukup terkenal di Palembang dan kehidupanku mulai agak membaik tetapi ternyata itu membawa masalah baru, suamiku mulai bertingkah dengan melirik wanita lain, Tuhan............ cobaan apalagi yang Engakau berikan padaku belum selesai semua permasalahanku sudah Engkau tambah lagi, tapi dengan semua kejadian ini aku semakin dekat dengan Tuhan. Aku berdoa memohon agar aku diberikan jalan keluar atas masalahku dan diberikan pekerjaan yang lebih baik dan sempat aku berdoa agar aku dipertemukan dengan orang yang bisa mengerti aku karena aku sudah tidak cocok lagi dengan suamiku. Bulan Ramadhan 1428 H adalah bulan anugrah bagiku, akhirnya aku diterima bekerja disebuah Perusahaan Asing dengan Jabatan dan Penghasilan yang lumayan dan malah sekarang aku bisa membantu keluargaku yang semula mencelaku dan aku juga dipertemukan dengan orang yang aku harapkan walaupun muncul masalah baru lagi tapi aku percaya Tuhan ada dan akan selalu ada di hatiku, Dia tidak tidur, Dia maha tahu segalanya. Sampai sekarang aku selalu mengamalkan dan menjalankan sholat Dhuha dan membaca Surat Yasiin dan juga tidak lupa untuk selalu bersedekah. Semua permasalahanku aku serahkan pada Tuhan karena Dia tahu yang terbaik bagiku, rumah tanggaku, jodohku dan rejekiku.
Pengirim : mardiana
Langganan:
Postingan (Atom)
Daftar Blog Saya
About Me
- chabit
- Jakarta, Indonesia
DAFTAR LOWONGAN
1. Vacancy - IBM APPRENTICESHIP PROGRAM
2. PT. Auransi Ekspor Indonesia
3. Cara Membuat Label
4. Upload Gambar ke Dalam Postingan
5. Cara Pasang Banner
6. Tutorial Membuat Text Area
7. Tips Membuat Favicon
8. Trik Membuat Read More
9. Cara Pasang Search Engine
10. Menyimpan File di Yahoo! Geocities
11. Kode HTML Tampil di Postingan
12. Cara Pasang Meta Tag
13. Daftarkan Blog ke Search Engine
14. Alexa Rank
15. Tips Membuat Efek Marquee
16. Pasang Kode Tukaran Link
17. Backlink
18. Yahoo Emoticons
19. Link Berkelip Warna-Warni
20. Membuat Menu Dropdown
2. PT. Auransi Ekspor Indonesia
3. Cara Membuat Label
4. Upload Gambar ke Dalam Postingan
5. Cara Pasang Banner
6. Tutorial Membuat Text Area
7. Tips Membuat Favicon
8. Trik Membuat Read More
9. Cara Pasang Search Engine
10. Menyimpan File di Yahoo! Geocities
11. Kode HTML Tampil di Postingan
12. Cara Pasang Meta Tag
13. Daftarkan Blog ke Search Engine
14. Alexa Rank
15. Tips Membuat Efek Marquee
16. Pasang Kode Tukaran Link
17. Backlink
18. Yahoo Emoticons
19. Link Berkelip Warna-Warni
20. Membuat Menu Dropdown
1. Vacancy - IBM APPRENTICESHIP PROGRAM
2. PT. Auransi Ekspor Indonesia
3. Cara Membuat Label
4. Upload Gambar ke Dalam Postingan
5. Cara Pasang Banner
6. Tutorial Membuat Text Area
7. Tips Membuat Favicon
8. Trik Membuat Read More
9. Cara Pasang Search Engine
10. Menyimpan File di Yahoo! Geocities
11. Kode HTML Tampil di Postingan
12. Cara Pasang Meta Tag
13. Daftarkan Blog ke Search Engine
14. Alexa Rank
15. Tips Membuat Efek Marquee
16. Pasang Kode Tukaran Link
17. Backlink
18. Yahoo Emoticons
19. Link Berkelip Warna-Warni
20. Membuat Menu Dropdown
2. PT. Auransi Ekspor Indonesia
3. Cara Membuat Label
4. Upload Gambar ke Dalam Postingan
5. Cara Pasang Banner
6. Tutorial Membuat Text Area
7. Tips Membuat Favicon
8. Trik Membuat Read More
9. Cara Pasang Search Engine
10. Menyimpan File di Yahoo! Geocities
11. Kode HTML Tampil di Postingan
12. Cara Pasang Meta Tag
13. Daftarkan Blog ke Search Engine
14. Alexa Rank
15. Tips Membuat Efek Marquee
16. Pasang Kode Tukaran Link
17. Backlink
18. Yahoo Emoticons
19. Link Berkelip Warna-Warni
20. Membuat Menu Dropdown
BISNIS
Kumpulan bisnis
Total Tayangan Halaman
Entri Populer
-
Bob Sadino adalah salah satu sosok entrepreneur sukses yang memulai usahanya benar-benar dari bawah dan bukan berasal dari keluarga wirausah...
-
Ass, Tepatnya satu tahun yang lalu beberapa hari sebelum hari raya, saya berfikiran bila saat itu menyedekahkan baju-baju bekas kerja dulu a...
-
Sedekah sekecil apapun mengundang pertolongan allah. Asslamu'alaikum warohmatullah wabarokatuh..salam silaturrahmi. Saya seorang pedaga...
-
Sedekah bikin ujian gampang + dapat nilai a ass.wr.wb..saya adalah mahasiswa Univ.BudiLuhur..dcampuz terkenal dgn klo tdk dpt dosen favorit...
-
1. Mohon semua dibaca iklan lowongan kerja 2. Ikuti Petunjuk dan permintaan dari Perusahaan. 3. Apabila anda diminta untuk mengisi form ya...
-
ASURANSI EKSPOR INDONESIA (PERSERO) VACANCY We, PT ASURANSI EKSPOR INDONESIA (PERSERO), Indonesia export Credit agency, fully owned by...
-
Kuliah boleh saja di bidang teknik, bahkan melanjutkan S2 di bidang manajemen proyek, tapi bisnis franchise makanannya menggurita. Menjadi n...
-
nilah kisah kegigihan Kolonel Sanders, pendiri waralaba ayam goreng terkenal KFC. Dia memulainya di usia 66 tahun. Pensiunan angkatan darat ...
